09
Oct
09

Pelajaran Nahwu 2 (الجملة المفيدة)

Setelah mempelajari kata (isim, fi’il, dan huruf), kita masuki pembahasan baru, yaitu kalimat sempurna.

dalam bahasa arab diistilahkan dengan الجُمْلَةُ المُفِيْدَةُ (jumlah mufidah).

Kalimat Sempurna (الجُمْلَةُ المُفِيْدَةُ)

Kalimat sempurna adalah setiap lafadz yang terdiri dari dua kata atau lebih dan memberikan makna yang sempurna.
Misalnya :

* Lafadz قَـامَ زَيْدٌ (Qooma Zaidun) = Zaid berdiri, terdiri dari dua kata dan memberikan makna yang sempurna, maka dinamakan kalimat sempurna.

* Lafadz أبو عَلِيٍّ (Abu ‘Aliyyin) = Bapaknya Ali …, terdiri dari dua kata, tapi tidak memberikan makna sempurna (tidak ada keterangan yang menjelaskan keadaan Bapak Ali), sehingga tidak dapat dikatakan kalimat sempurna, baru dikatakan kalimat sempurna jika lafadznya
أبو عليٍّ مَريْضٌ (Abu ‘Aliyyin Mariidhun) = Bapaknya Ali sakit.

Peringatan!

Lafadz اِجْلِسْ (Ijlis) = duduklah, sekalipun hanya terdiri dari satu kata, tetapi dikategorikan kalimat sempurna, sebab asal kalimatnya adalah اِجْلِسْ أَنْتَ (Ijlis anta) = duduklah kamu, hanya saja kata “أنتَ” (anta) nya tidak disebutkan.

Untuk selanjutnya kita ganti istilah “kalimat sempurna” dengan istilah jumlah mufidah.

Pembagian Jumlah Mufidah

Jumlah mufidah di dalam bahasa arab terbagi kepada dua:

1. Jumlah Ismiyyah.
Yaitu jumlah yang diawali dengan isim. Seperti:

* أحَمدُ طالِبٌ (Ahmadu thoolibun) = Ahmad adalah seorang siswa. Jumlah (kalimat) tersebut diawali dengan أحمد sehingga dinamakan jumlah ismiyyah.

* Demikian juga dengan kalimat زَيْـنَـبُ تَـكْتُـبُ رِسَـاَلةً (Zainabu taktubu risalaatan) = Zainab menulis sebuah surat.

2. Jumlah Fi’liyyah.
Yaitu jumlah yang diawali dengan fi’il. Seperti:

* سَافَـرَ محمدٌ (Saafaro Muhammadun) = Telah berpergian Muhammad. Jumlah (kalimat) tersebut diawali dengan سَافَـرَ (Saafaro), dimana سَافَـرَ merupakan fi’il, sehingga dinamakan jumlah fi’liyyah.

* Demikian juga kalimat ضَرَبَ الوَلَدُ كَلْباً (Dhoroba al-waladu kalban) = Telah memukul anak itu seekor anjing

Perhatian!
Dalam Bahasa Indonesia, kedua jumlah fi’liyyah di atas diterjemahkan :

Muhammad telah berpergian;
Anak itu telah memukul seekor anjing


0 Responses to “”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




October 2009
M T W T F S S
     
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Months


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.